Aset Crystal Palace Paling Berharga Saat Ini ,Wilfried Zaha

38 views

Tinjauan Agen Poker Yang Terpercaya!

AsikBet Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
Bola828 Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
FS88BET Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs

Aset Crystal Palace Paling Berharga Saat Ini ,Wilfried Zaha - Wilfried Zaha sebenarnya tidak mencetak gol membuat Crystal Palace ketika mereka mempermalukan Arsenal 2-2 pada pekan ke-10 Liga Primer Inggris 2019-20 di Stadion Emirates, London, Minggu 27 Oktober 2019. Tapi, Zaha yang memicu Palace mendapat hadiah penalti didalam pertandingan itu.

Aset Crystal Palace Paling Berharga Saat Ini ,Wilfried Zaha

Zaha dijuluki salah satu pemain paling berbahaya musim ini. Kecepatan adalah salah satu senjata pemain Pantai Gading yang dulu ditawari Gareth Southgate untuk masuk tim nasional Inggris ini.

Bermain dari sayap kanan didalam formasi pilihan pelatih Palace, Roy Hodgson, 4-5-1 di kandang Arsenal akhir pekan lalu, Zaha memicu Gunners waswas pada menit-menit terakhir supaya gelandang Matteo Guendozi menghadangnya secara kasar.

Gelandang Liverpool, James Milner, menyebut Wilfried ZahaAgen Sbobet sebagai lawan yang paling sukar dihadapi di Liga Primer Inggris selagi ini.

“Saya dulu diusir dari lapangan gara-gara laksanakan hadangan dua kali kepadanya. Ia terlampau memiliki bakat dan penuh kejutan,” kata Milner tentang Zaha.

“Anda memandang bagaimana sulitnya melawan dia ketika kamu senang memepetnya. Zaha licin dan terlampau ulet,” Milner melanjutkan.

Wilfried Zaha sebenarnya udah senang ganti dari Crystal Palace namun batal lantaran urusan kepindahannya terganjal gara-gara sejumlah faktor dan ia dulu mengajukan tuntutan ke klubnya.

Meski demikian, di lapangan Wilfried Zaha tetap profesional dan terus bergerak bersama dengan kecepatan yang mengangumkan disertai kecerdikannya. November 2019 ini, Milner dan Zaha akan berhadapan pertama kalinya di liga.

Tags: #Wilfried Zaha

Leave a reply "Aset Crystal Palace Paling Berharga Saat Ini ,Wilfried Zaha"

Author: 
    author