Pepe dan Dua Hal Bodoh yang Dilakukan Zidane

557 views

Tinjauan Agen Poker Yang Terpercaya!

AsikBet Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
Bola828 Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
FS88BET Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs

pepe-dan-dua-hal-bodoh-yang-dilakukan-zidane

Jawara Liga Champions musim lalu, Los Blancos (Real Madrid) baru saja menjalani laga tandang ke markas Borussia Dortmund di babak penyisihan kelompok F. Sempat unggul terlebih dahulu ,anak-anak asuhan Zinedine Zidane justru harus puas sharing poin sesudah Ditangkap imbang 2-2.

Di babak pertama, Los Blancos (Real Madrid) sempat unggul lebih dahulu pada menit ke-17. Gol armada Los Blancos sendiri tercipta melewati sepakan keras kaki kanan bomber andalan mereka, Cristiano Ronaldo.

Sayangnya, kelebihan Madrid itu cuma bertahan sebentar, disebabkan dua menit jelang berselanjutnya waktu normal babak pertama, tuan Tempat Tinggal mampu mempersamakan kedudukan lewat sepakan Pierre-Emerick Aubameyang.

Berlanjut ke paruh ke-2 kompetisi, Madrid kembali menjadi pihak pertama yang membongkar kelebihan. kini, gol mereka diciptkan oleh Raphael Varane pada menit ke-68, usai menggunakan supaya bermanfaat bola muntahan dari Karim Benzema.

akan tetapi, harapan Madrid untuk membawa pulang tiga poin harus pupus sesudah pada tiga menit ke-87, Andre Schurrle yang masuk Selayak pemain pengganti mampu memaksa kiper Keylor Navas mengambil yang ada bola dari gawangnya. Skor 2-2 pun bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

selanjutnya ZB coba menganalisa beberapa kesalahan yang dikerjakan Los Blancos (Real Madrid) waktu Ditangkap imbang oleh Dortmund:

1. Sektor kanan Madrid tidak berkembang

layaknya diambil dari Whoscored, selama 90 menit kompetisi, Madrid melakukan terjangan gempuran yang cukup setara atau sepadan dari seluruh sektor. akan tetapi, bisa dikatakan waktu menjumpai Dortmund, Madrid jarang memaksimumkan sektor kanan.

Lihat saja, sebanyak 36% terjangan gempuran Madrid mempunyai asal dari sektor lapangan kanan. akan tetapi, sayangnya, dari setiap terjangan gempuran tersebut, Madrid justru tercatat tidak pernah melakukan sepakan ke arah gawang dari sektor tersebut.

Perihal ini pun menjadi evaluasi spesifik bagi penggawa Madrid yang berada di posisi tersebut, yakni Gareth Bale. Ya, dalam kompetisi tersebut, penampilan eks pemain Tottenham Hotspur itu memang tidak terlalu cemerlang.

Tercatat, sejak dibuat main Selayak starter, Bale cuma mampu bikin dua berondongan ke arah gawang dan dua peluang. akan tetapi, seluruh itu tercipta bukan dari sektor lapangan bagian kanan.

disamping itu, dalm kompetisi Bale senantiasa mengadakan perjumpaan kesusahan waktu menjumpai hadangan bek kiri Dortmund, Marcel Schmelzer. Lihat saja, dalam kompetisi, bek asal Jerman itu senantiasa mampu melakukan tackel sebanyak tiga kali yang membuat jadi tidak berjalan atau diam langkah Bale.

2. terlalu amat banyak mengunggulkan umpan jauh

Pada waktu menjumpai Dortmund, diambil dari Whoscored, Madrid tercatat melakukan sebanyak 456 operan. akan tetapi, yang perlu di perhatikan ialah jumlah operan lambung yang dikerjakan oleh Sergio Ramos dkk yang menggapai jumlah semua 65 umpan.

Jumlah itu jelas tambah banyak ketimbang Dortmund yang cuma 35 kali melakukan umpan jauh. Dari data tersebut bisa dikatakan Madrid melakukan banyak umpan lambung guna menggunakan supaya bermanfaat terjangan gempuran balik dan situasi duel udara.

Sayangnya, perihal tersebut justru menjadi salah satu kesalahan yang menyebabkan bikin Madrid gagal membawa pulang poin penuh. Masalahnya, Dortmund jelas menjadi pihak yang paling banyak merajai bola

disamping itu, tehnik umpan lambung yang dilancarkan Madrid tersebut pun senantiasa mengadakan perjumpaan gagalnya. Masalahnya, rata-rata pemain Dortmund mempunyai tinggi diatas 1,80 m. perihal tersebut pastinya bikin mereka sukar ditaklukan dalam situasi duel udara.

3. Pepe semestinya dibuat main

Salah satu kesalahan yang dikerjakan Zinedine Zidane selaku juru taktik Los Blancos dalam laga melawan Dortmund ialah membangkucadangkan Pepe. Ya, waktu itu Zidane lebih menjadi penentu menggabungankan Sergio Ramos Raphael Varane.

perihal tersebut jelas amat aneh, mengingat pada waktu itu ke-2nya diletakkan dalam tiga kompetisi paling akhir, Madrid senantiasa menggapai hasil sama. Parahnya lagi, di tiga kompetisi itu, Los Blancos juga tidak pernah membuat sesuatuclean sheet.

Uniknya, paling akhir kali Madrid sendiri membuat sesuatu clean sheet ialah pada waktu itu menjumpai Espanyol. waktu itu, Zidane memasangkan Ramos Pepe dan hasilnya lini pertahanan lawan tidak mampu lakukan tembusan gawang Madrid.

statistik, Pepe sendiri mempunyai mutu yang unggul jauh Bilamana dibanding Ramos dan Varane.

diambil dari data Squawka, bek asal Portugal itu mempunyai rata-rata pertahanan yang tambah baik ketimbang Ramos dan Varane. sesungguhnya, jumlah semua tampilan Pepe jauh lebih kecil ketimbang ke-2nya.

Untuk itu, dalam kompetisi-kompetisi Madrid selanjutnya, ada baiknya Zidane membuat timbangan Pepe untuk masuk dalam list starting Xi-nya.

Leave a reply "Pepe dan Dua Hal Bodoh yang Dilakukan Zidane"

Author: 
    author